Archive Page 3

Fenomena Salah Kirim SMS

vivi : (sms ke lia) lia, lagi ngapain?

Lia : (bales sms) Biasa nih vi, lagi baca majalah. nah vi ndiri lagi apa?

Vivi : lagi nunggu sms si Budi, tapi koq dia ga pernah sms atau mc aku yah.

Lia : ooh budi yang waktu itu vi ceritain ke Lia?

vivi : iyah, taukan klo budi gebetan vi. Tapi budi tuh orangnya cool banget sih, jadi bingung deketinnya.

Lia : oooh, yah coba aja sms dia.

vivi ; (sms ke budi). Hi bud, lgi apa nih, maaf yah vi ganggu…

Lia : gimana udah sms blom?..

vivi : udah tapi nggak dibales tuh lia..biasa dia mah

Lia : yaudah tunggu aja dulu, lagi sibuk kali

Budi : hei vi, maaf bru bls, iya nih biasa lgi ada kerjaan.

vivi : (sms ke lia) duh budinya bales..

vivi : (sms ke budi) hei budi, wah gpp koq, ooh ganggu yah?

budi : hmm iya nnti kita lanjut kapan2 yah?

vivi : yaudah deh…

lia : (sms ke vivi) gimana-gimana vi?

vivi : (kesel n bete, bimbang cari cara dapetin perhatian sama Budi)

vivi : (sms ke Lia) iya lia si budi tuh ga ngerti deh perasaan aku padahal akukan pengen banget smsan sama dia. Dia koq ga tau yah kalo vi suka sama dia

Lia : hmmm yah sabar aja yah, namanya juga cowo

vivi : (kalap mata keabisan ide buat cari perhatian)

vivi : (belaga salah kirim sms kebudi)  iya lia si budi tuh ga ngerti deh perasaan aku padahal akukan pengen banget smsan sama dia. Dia koq ga tau yah kalo vi suka sama dia.

vivi : (deg-degan dan nunggu waktu 1 Menit)

vivi : (sms ke budi)aduh budi maaf yah aku salah kirim sms, maaf yah..

budi : ?????

Diatas sedikit rekonstruksi dari fenomena salah kirim sms yang sering banget terjadi di kalangan kita, entah karena nggak sengaja atau memang sengaja. Nah ada beberapa gejala, itu sms sengaja atau tidak nyasar ke hape kita.

Tidak Sengaja

  • Ada nama orang yang kita nggak kenal atau kenal, namun membahas sesuatu yang kita nggak ketahui.
  • Hanya sms jawab biasa seperti “Iya tunggu bentar yah” atau “Sory lagi dijalan nih” atau sms yang isinya sekedar jawaban dari pertanyaan si pengirim pihak pertama.
  • SMS Sent To All
  • SMS kosong
  • Sms yang ada ada nama atau inisial yang sesuai nama kita. Misalnya “Bud, lw udah jalan belum”, padahal kita nggak punya janji, tapi mungkin temannya juga bernama budi.

Sengaja

  • Biasanya bersifat dan kental sekali dengan cari perhatian dari kita, jadi sms itu mewakili perasaan si pengirim yang niatnya supaya si penerima membacanya, padahal diisinya tersebut ditunjukan utk orang lain.
  • Biasanya buru-buru ngirim sms lagi untuk minta maaf.
  • pokoknya unsur kesengajaannya ketara sekali.
Kalo menurut pengalaman pribadi sih, saya sering mendapati yang sengaja mengirim sms nyasar tersebut. Soalnya emang intinya si pengirim cuma cari perhatian. Toh biasanya lawan jenis kita, masa kalo sama jenis cari perhatian sih, Heheheh.
  • NB : Oh iya ternyata ngga hanya anak muda aja loh yang suka salah kirim sms, saya sempet punya klien yang entah sengaja atau tidak, salah kirim email yang isinya mengeluh karena harga aplikasi yang kami tawarkan terlalu tinggi dan berencana mencari developper lain.

Kisah Sang Anak Nelayan

Budi, sebut saja(soalnya nama budi udah nggak asing, masa mekel?, enakan Budikan?), seorang anak nelayan diwilayah tanjung pasir. Selesai sekolah, Budi menyempatkan dirinya untuk menjala ikan dipinggir pantai. Hanya bermodalkan pancing dan beberapa umpan dia mencoba peruntungannya dibibir pantai.

Biasanya dia memang hanya mendapatkan 3-5 ekor ikan setiap harinya, itupun kalo sedang beruntung. Makin hari dirinya merasa harus mendapatkan hasil yang lebih karena dia pikir hasilnya itu tidak sesuai dengan kerja kerasnya. Tapi tetap saja yang dia dapatkan beberapa ekor ikan atau bahkan tidak sama sekali.

Malam harinya dia berfikir, “gimana yah kalo pancingannya dua?”. Keesokan harinya dia membawa 2 pancingan sekaligus(widih learning by doing). Setelah seharian dia menunggu, kali ini dia mendapatkan surprise dari idenya tersebut, ikan yang didapatnya dua kalilipat dari hari biasanya.

Dengan hati senang, ide cemerlangnya pun muncul lagi, “Wah 2 aja bisa dapet banyak, gimana kalo 3 atau bahkan 5 pancingan yah?”. Learning by doing lagi lah si budi keesokan harinya. Saking banyaknya pancingan, si budi pun kerepotan karena, belum ikan yang satu dicabut dari pancing, eh pancing yang lain sudah mendapati ikan.

Saat lagi bertapa(baca boker), di pematang sawah, si budi pun tiba-tiba mendapat ilham berbarengan dengan jatuhnya “sang kuning”, plung(bukan ting). Terperanjat lah si Budi seraya berkata “wah kalo pake jaring gimana yah?”.

Setelah mendapatkan ide, budi pun meminjam jaring pamannya. Lalu dengan membawa 5 pancing dan 1 jala, budi pun mencoba peruntungannya di pinggir pantai. Walhasil ikan yang didapatkan pun melimpah, nggak terbayang senengnya hati sang bocah tersebut.

Sayangnya keesokan harinya budi tidak mendapatkan apa yang biasanya ia dapatkan, “Mungkin ikannya habis kali yah”. Namun semangat bolang tersebut tidaklah surut. Setelah putar-putar otak, dia pun mendapatkan ide, “Bagaimana yah kalo misalnya ikut paman ketengah laut?”.

Sampai situ cerita berakhir, soalnya bolangnya mau ngerjain deadline. Hikmah yang kita ambil disini adalah untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan, kita harus memberikan pengorbanan dan perjuangan yang lebih dalam artian, untuk mendapatkan 2 Nilai Kita harus memberikan 10 Usaha. Jarang sekali kita memberikan 1 lalu mendapatkan 1(kecuali beli bandrek).

Jadi intinya, memberikan lebih mendapatkan pantas.

Kurang gopek dapet gelar “perek”

Kemarin siang selesai jumatan dikampus salemba, sengaja bantuin Icha cariin kosan diwilayah cikini, namun nasib berkata lain, siang itu nggak dapet hasil, namun dapet majalah pcmild hasil dari salah satu social engineering buat nanya info kosan.

Berjalan dari Jl pegangsaan menuju pertigaan universitas YAI, coba naik angkot M01 soalnya ada janji sama Ridu dan Imam di Attrium senen untuk dateng ke acara pak sawali.

Namun kebiasaan angkot adalah seperti jala ikan di samudera yang luas (halah). Penumpang demi penumpang lewat, tapi apa dikata kita udah kepanasan bak sekumpulan ikan teri yang digodok dimicrowave global wamingnya cikini.

Kesadaran akan matengnya kulit sisupir, alhasil do’i pun nancep gas. Melewati bekas kampus tercinta, clingak-clinguk, sapa tau ada anak kedokteran yang bening, namun saking banyaknya yang bening, leher jadi pegel liat kanan kiri.

“Kiri Bang”, ucap seorang ibu. Gelar Ir.Supir pun dikeluarkan(Ir Bukan insinyur tapi Injek Rem :P ). Sang ibu memberi 2 lembar seribu lusuh, namun sisupir menagih kembali dan terjadilah dialog :

Ir. Supir : “Ei bu kurang gopek ini” dengan logat sumatra barat yang kental.

Si Ibu : sambil turun dari angkot, dan cuek aja meninggalkan angkot.

Ir. Supir : Dasar Perek Kauwww…

Aris si coder pasar : dalam Hati “labujug!!!, parah beuth”, sambil memandang sisupir yang memakai kacamata hitam dan selembar handuk kucel yang ada di pundaknya.

Ir. Supir : sambil komat-kamit mengeluh, entah baca mantra buat melet si ibu supaya suka sama doi atau apalah.

Setelah dipikir-pikir langsung diri ini menyelipkan uang gope’an(500 perak), buat jaga-jaga. Takutnya nanti gw dapet gelar GIGOLO lagi. Tapi alhamdulillah 2000 Rupiah lebih dari cukup jarak UI salemba ke Attrium senen.

NB : Ada yang tau info kosan wilayah stasiun cikin dan sekitar tidak?

NB2 : Sehabis itu saya langsung ke TIM sama Ridu dan Imam waterboom tapi sayang saya cuma bentaran doank, lagipula disana saya nggak kenal siapa-siapa, namun icha udah sms saya janji sama beliau mau nemenin cari kosan, cerita kopdaran lengkap ada disini di tante CK

Cendana bagi-bagi pulsa

Tadi pagi tiba-tiba ada yang kirim sms dengan nomor 02194611xxx, yang berisi :

Pesan asli dr anak2 H M suharto, doakan beliau yg sudah meninggal, sebarkan ke 8 Hp akan terisi pls 75 000 serius aku uda dpt cptan mumpung gratis.

Yah kurang lebih begitulah isinya, sambil ketawa ngikik, lanjutin lagi deh rebahannya, tapi sempet mikir, koq tuh orang percayaan aja yah.

Sekarang gini, mau dikasih pulsa atau nggak, toh kita tetep doain pak harto karena jasa-jasa beliau terhadap negeri ini, terlebih keadaan keluarga saya waktu jaman dia lebih makmur dari sekarang hehehe.

Kita maen logika aja yah. Bayangkan berapa biaya yang harus ditanggung keluarga cendana untuk membayar SEMUA operator di Indonesia dengan balasan forward sms diatas sebanyak 8 kali sms, wah, bisa-bisa pada jual kolor nantinya. Terlebih operator kurang kerjaan bener mau-maunya ngasih 75.000 kepada para pelanggan mereka.

Aduh saya ga ngerti deh itung-itungan matematikanya, yang pasti jelas-jelas mau aja tuh orang diboongin..soalnya dulu saya sempet coba, dan parahnya 10 SMS katanya dapet 100rebu, tapi sampai sekarang Handphone saya nggak keisi-isi pulsa 100rebu, mana udah 10 SMS lagi disebarin..aduh aduh!…

Demo Haruskah Turun Kejalan?

Demo, Demo dan demo, begitulah kata-kata yang sedang ngetrend di negeri kita yang sangat tercinta ini. Entah itu warga, buruh, atau mahasiswa, semua biasanya bersifat menuntut dan terkadang anarkis, dibalut dengan alasan mengeluarkan aspirasi, hak berpendapat dan hak menuntut kebebasan mengeluarkan tuntutan.

Biasanya semua berlatarbelakang kekecewaan terhadap pemerintahan yang diemban presiden sekarang. Ya!, semua orang pernah kecewa dan berhak memiliki kekecewaan, sekaligus mengaspirasikannya, dengan sampul demonstrasi tentunya.

Namun, apakah harus turun kejalan?, apakah harus membakar ban-ban, apakah harus “libur” kuliah/kerja?, atau teriak-teriak sambil beryel-yel meminta turun seorang pimpinan yang mungkin kita sadari kita telah memilihnya. Apakah kata demo harus seperti itu?.

Continue reading ‘Demo Haruskah Turun Kejalan?’

Titipan Salam Untuk Pembuat Virus

Jumat kemarin schedule saya ke salah satu company client diwilayah Jl.Hj Jian Jakarta selatan. Hari itu disamping memberi keterangan tentang progress dari aplikasi yang mereka pesan, saya juga harus memperbaiki semua komputer yang katanya terkena virus Tati buatan anak negeri.

Jujur saya baru bertemu dengan virus sakit hati tersebut. Namun salah satu direksi bilang itu akibat dari laptopnya yang terkena virus tersebut bawaan dari kantor dewan jakarta selatan. Kebetulan 2 Server tidak terkena dampaknya, karena memang dari awal sudah saya pesan sama karyawan disana bahwa server jangan sering digunakan atau dicolokin Flashdisk, atau bermain internet diserver tersebut. Kalau sekedar input data atau nyetel musik sih yah nggak kenapa.

Lucunya, pas lagi bersih-bersih virus Tati menggunakan symantec update terbaru(8Mei2008). Client saya tersebut ngomong ngalor ngidul tentang sumpah serapah mereka kepada pembuat virus tersebut. Bagaimana tidak, lebih dari 3 Jam file duplikasi *.scr yang dibuat tati tersebut harus dihilangkan, karena memang file di notebook beliau banyak sekali, bahkan saat beliau mau pulang, symantec belum juga rampung. Continue reading ‘Titipan Salam Untuk Pembuat Virus’

Berkenalan dengan DLL

Kadang saat iseng menjelajahi folder dari suatu aplikasi maka kita akan mendapati beberapa file yang diantaranya adalah berkekstensi *.Exe (aplikasi), *.Hlp (File Help), *.Ocx (activeX/Component) dan kadang *.dll(dynamic link library).

Disini kita coba sedikit berkenalan dengan file yang memiliki gelar *.dll atau disebut de el el(dan lain lain *halah*). Secara harfiah DLL adalah suatu library dari aplikasi yang memiliki beberapa fungsi yang digunakan pada aplikasi atau komponen tertentu.

Biasanya dll tidak bisa berdiri sendiri, tapi file tersebut dibutuhkan aplikasi tertentu yang membutuhkan suatu fungsi yang akan dijalankan oleh aplikasi tersebut, namun aplikasi bisa berdiri sendiri tanpa bantuan file DLL, tapi dalam konsep pemograman tertentu. Hal ini dikarenakan DLL bukanlah file yang bisa langsung dieksekusi.

Gimana kalo kita langsung praktekin aja?, sebagai pengenalan kita gunakan visual basic 6.0 sebagai pembuat DLLnya, insyaAllah jika ada kemampuan dan kesempatan, kita gunakan bahasa pemograman lain. Tapi banyak senior saya bilang, mereka nggak terlalu yakin dengan component atau library yang dibuat menggunakan visual basic 6.0. Continue reading ‘Berkenalan dengan DLL’

Andai Aku Jadi Produser

Waktu malem sabtu, lagi asik-asiknya browsing dan ikutan diskusi di vb-bego, eh diganggu sama kehadiran pak Riyogarta disebelah kanan layar Acer, sambil triak-triak dengan suara “wiszzz”. Wah kebetulan, mau ngobrol sama beliau nih, sapa ah. Eh ternyata doi abis wikenan sama bokinnya cui, asooy jadi iri saya.

Pak Riyo makasih atas pencerahannya waktu itu…hehe

Setelah ngobrol ngalor ngidul dan sedikit curhat, sampailah kita pada pembahasan perfilman, ternyata “pejuang” para blogger ini justru lebih suka dunia perfilman ketimbang dunia komputer(bener nggak pak?). Terus sampailah saya pada cita-cita saya yang memang masih sekedar mimpi atau draft.

Kita ngobrol tentang film Indonesia dan keceplosan tentang bikin film sendiri (yang pasti bukan bokep). Saya utarakanlah kalo saya tuh pengen banget bikin film tentang inspirasi atau motivasi yang pastinya berbackground real life, atau sedikitnya terinsipirasi dari kisah nyata, seperti Pursuit of happyness dan Door to door.

Continue reading ‘Andai Aku Jadi Produser’

Tha Law like’s Duo Maia

tha lawBelum selesai dengan kontroversi lagu yang Band Pop, Tha Law ternyata mencoba lagi untuk “nakal” terhadap salah satu musisi Indonesia yang sedang naik daun namun sudah lama terkenal di layar kaca, tidak lain adalah istri dari Pentolan Dewa, atau bisa kita bilang sebagai big bossnya si Tha law.
Duo Maia kali ini dapat sasaran empuk dari kreatifitas musisi yang mengaku baladewa ini, entah karena memiliki motivasi untuk menghina dina kesuksesan duo maia, atau memang mencoba untuk berpendapat tentang group yang baru didirikan Maia Ahmad(masih jadi istrinya nggak sih??). Atau memang si Tha Law menjadi pion dari pertikaian antara Maia dan Dhani, Whos know?

Lucunya, Kenapa Mey Chan vokalis Duo Maia yang baru, selalu menjadi bahan cacian di lagu tersebut. Dalam lagu tersebut Mey Chan di olok habis-habisan oleh musisi pembalap(pemuda berbadan gelap)tersebut.
Meychan dibilang mirip dengan pornstar dari jepang, Miyabi. Yang jelas-jelas menurut saya lebih cantikan Miyabi ketimbang meychan, kesannya maksain banget. Lalu MeyChan dibilang lebih pantes menjadi(maaf)PSK ketimbang jadi vokalis di Duo Maia.
Tidak selesai disitu, pendengar diajak untuk mengacungkan jari tengah untuk duo maia, ya inilah reff dan intro dari lagu tersebut, entah ditujukan kepada karyanya atau manusianya.
Yang pasti menurut hemat saya, lagu temuan Tha Law tersebut bisa dibilang keterlaluan, kenapa harus mey chan yang kena imbas, sedangkan kalo boleh kita lihat duo Maia mulai naik lagi dengan adanya MeyChan dan lagu andalan maia.
Maia pun tak ambil diam, ditemukanlah lagu EGP yang mungkin secara sengaja atau memang sedikit tidak sengaja, ditujukan kepada para pionir dhani Ahmad, atau mungkin langsung ke suaminya tersebut.

FYI : I’m not Duo Maia Fans, cuma mau sedikit komentar tentang lagu Tha Law, yang memang sangat disayangkan sekali menjatuhkan dirinya sendiri, padahal lagu-lagu beliau yang lain saya suka.

Melukai Orang Dengan 1 Kali Klik

Kesel sama seseorang? mau bikin orang lain seperti gambar diatas? ternyata ada cara lebih simple loh, dengan hanya beberapa kali kik aja, si orang tersebut sudah babak belur dengan puluhan luka “menganga” dan bersimbah darah. Yang pasti, kita nggak perlu mahal-mahal sewa bodyguard atau pergi kedukun, Cukup dengan aplikasi yang disebut.. Continue reading ‘Melukai Orang Dengan 1 Kali Klik’

« Previous PageNext Page »


Official Of Arizane Blog

Komunitas

Indonesian Muslim Blogger KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

a

Top Browsers

Mozilla

Visitor