
Alkisah ada seorang wanita yang sedang menikmati harinya. Niatnya hari ini dia habiskan untuk membaca buku ditaman, dan melihat-lihat pemandangan indahnya air mancur taman. Baginya momen ini tidak akan asik jika tidak ditemani makanan untuk cemilan, maka itu berangkatlah ia keminimarket terdekat, ia membeli 1 bungkus sandwich cepat saji, dan sebotol softdrink, lalu kembalilah dia untuk menikmati taman di pusat kota tersebut.
Singkat cerita, ia asik sekali membaca novel yang baru rilis tahun ini, namun kali ini dia ditemani sosok lelaki asing yang juga sedang menikmati keindahan taman. Saat itu ia membaca adalah novel yang paling dia sukai, sehingga ia terlarut dalam ceritanya. Tangannyapun bergerak sendiri mengambil sandwich yang ada disampingnya, tanpa melepas pandangannya dari paragraph novel.
Namun, alangkah kagetnya sang wanita, saat sesosok pria disampingnya mengambil sandwich tersebut dan memakannya, mereka pun saling memandang dan sang pria tanpa rasa berdosa hanya tersenyum manis kepada sang wanita, dan sambil melihat pemandangan air mancur kembali. Sang wanita hanya tersenyum kecut keanehan, dan melanjutkan membaca novel dan memakan sandwich.
Setiap halaman setara dengan 1 potong sandwich, dan setiap si wanita mengambil sandwich, maka si sang pria pun ikut mengambil dan memakan sandwich tersebut, tambah jengkel pulalah sang wanita, kali ini hanya muka kecut yang dipasangnya sembari membaca novel tersebut dengan hati yang “ngedumel” kepada pria tersebut, dalam fikirnya “Koq orang ini nggak sopan banget yah?”.
Lama kelamaan sandwich tersisa tinggal satu potong, si wanita pun bingung, dan hanya diam sembari melirik kearah sang pria, tanpa mengambil tindakan dia hanya memantau gerak-gerik sang pria, apa yang akan orang itu lakukan nantinya, fikir sang wanita, lalu tiba-tiba si pria mengambil sandwich tersebut dan membaginya menjadi 2, si wanita terkejut dan bertambahlah jengkelnya. Dalam hatinya ia hanya kesal seraya berkata “kenapa disisa’in, nggak sekalian aja dimakan semua, dasar nggak sopan!!”. Namun sang pria hanya tersenyum kepada sang wanita dan beliau pergi berlalu.
Dengan keanehan dan agak kesal, siwanita pun beranjak pulang tanpa memakan sebagian sandwich tersebut. Saat di bis ia pun kehausan dan ingin meminum softdrink yang ada didalam kantong kreseknya, namun alangkah kagetnya dia saat menemui bungkus roti sandwichnya yang masih terbungkus rapih.
Nalarnya langsung menuju kejadian di taman tadi, dan ternyata sandwich yang ia makan adalah milik sang pria, sedangkan sandwich sang wanita masih utuh didalam kantong kresek. Sang pria sudah berlalu dan mungkin itu pertama dan terakhir pertemuan mereka, kata maaf sudah terlambat hanya penyesalan saja yang tersisa.
Frens, kadang kita selalu saja menyalahkan orang, tanpa mengoreksi diri kita terlebih dahulu, kita selalu saja suudzon sama orang disekitar kita, bahkan orang yang baik sekalipun terhadap kita, namun terkadang orang tersebut selalu sabar akan sikap kita, walaupun kita benci, kesal tetapi senyum selalu ia tebarkan. Maka dari itu mudah-mudahan tulisan ini bisa berguna dan menyadarkan kita semua, bahwa melihat kedalam lebih baik daripada melihat keluar. Koreksi dan koreksi selalu diri kita ini, jangan pernah menyalahkan orang, karena belum tentu kesalahan ada padanya, melainkan pada diri kita sendiri.







wanita yang stupid, lanjut kenalan dooooong.. ^^
@nengbiker
hahaha..iyah dodol yah, kan cowonya ganteng
hahahhaha……..bener tuh akhirannya!!!!