Cendana bagi-bagi pulsa

Tadi pagi tiba-tiba ada yang kirim sms dengan nomor 02194611xxx, yang berisi :

Pesan asli dr anak2 H M suharto, doakan beliau yg sudah meninggal, sebarkan ke 8 Hp akan terisi pls 75 000 serius aku uda dpt cptan mumpung gratis.

Yah kurang lebih begitulah isinya, sambil ketawa ngikik, lanjutin lagi deh rebahannya, tapi sempet mikir, koq tuh orang percayaan aja yah.

Sekarang gini, mau dikasih pulsa atau nggak, toh kita tetep doain pak harto karena jasa-jasa beliau terhadap negeri ini, terlebih keadaan keluarga saya waktu jaman dia lebih makmur dari sekarang hehehe.

Kita maen logika aja yah. Bayangkan berapa biaya yang harus ditanggung keluarga cendana untuk membayar SEMUA operator di Indonesia dengan balasan forward sms diatas sebanyak 8 kali sms, wah, bisa-bisa pada jual kolor nantinya. Terlebih operator kurang kerjaan bener mau-maunya ngasih 75.000 kepada para pelanggan mereka.

Aduh saya ga ngerti deh itung-itungan matematikanya, yang pasti jelas-jelas mau aja tuh orang diboongin..soalnya dulu saya sempet coba, dan parahnya 10 SMS katanya dapet 100rebu, tapi sampai sekarang Handphone saya nggak keisi-isi pulsa 100rebu, mana udah 10 SMS lagi disebarin..aduh aduh!…

Demo Haruskah Turun Kejalan?

Demo, Demo dan demo, begitulah kata-kata yang sedang ngetrend di negeri kita yang sangat tercinta ini. Entah itu warga, buruh, atau mahasiswa, semua biasanya bersifat menuntut dan terkadang anarkis, dibalut dengan alasan mengeluarkan aspirasi, hak berpendapat dan hak menuntut kebebasan mengeluarkan tuntutan.

Biasanya semua berlatarbelakang kekecewaan terhadap pemerintahan yang diemban presiden sekarang. Ya!, semua orang pernah kecewa dan berhak memiliki kekecewaan, sekaligus mengaspirasikannya, dengan sampul demonstrasi tentunya.

Namun, apakah harus turun kejalan?, apakah harus membakar ban-ban, apakah harus “libur” kuliah/kerja?, atau teriak-teriak sambil beryel-yel meminta turun seorang pimpinan yang mungkin kita sadari kita telah memilihnya. Apakah kata demo harus seperti itu?.

Continue reading ‘Demo Haruskah Turun Kejalan?’

Titipan Salam Untuk Pembuat Virus

Jumat kemarin schedule saya ke salah satu company client diwilayah Jl.Hj Jian Jakarta selatan. Hari itu disamping memberi keterangan tentang progress dari aplikasi yang mereka pesan, saya juga harus memperbaiki semua komputer yang katanya terkena virus Tati buatan anak negeri.

Jujur saya baru bertemu dengan virus sakit hati tersebut. Namun salah satu direksi bilang itu akibat dari laptopnya yang terkena virus tersebut bawaan dari kantor dewan jakarta selatan. Kebetulan 2 Server tidak terkena dampaknya, karena memang dari awal sudah saya pesan sama karyawan disana bahwa server jangan sering digunakan atau dicolokin Flashdisk, atau bermain internet diserver tersebut. Kalau sekedar input data atau nyetel musik sih yah nggak kenapa.

Lucunya, pas lagi bersih-bersih virus Tati menggunakan symantec update terbaru(8Mei2008). Client saya tersebut ngomong ngalor ngidul tentang sumpah serapah mereka kepada pembuat virus tersebut. Bagaimana tidak, lebih dari 3 Jam file duplikasi *.scr yang dibuat tati tersebut harus dihilangkan, karena memang file di notebook beliau banyak sekali, bahkan saat beliau mau pulang, symantec belum juga rampung. Continue reading ‘Titipan Salam Untuk Pembuat Virus’

Berkenalan dengan DLL

Kadang saat iseng menjelajahi folder dari suatu aplikasi maka kita akan mendapati beberapa file yang diantaranya adalah berkekstensi *.Exe (aplikasi), *.Hlp (File Help), *.Ocx (activeX/Component) dan kadang *.dll(dynamic link library).

Disini kita coba sedikit berkenalan dengan file yang memiliki gelar *.dll atau disebut de el el(dan lain lain *halah*). Secara harfiah DLL adalah suatu library dari aplikasi yang memiliki beberapa fungsi yang digunakan pada aplikasi atau komponen tertentu.

Biasanya dll tidak bisa berdiri sendiri, tapi file tersebut dibutuhkan aplikasi tertentu yang membutuhkan suatu fungsi yang akan dijalankan oleh aplikasi tersebut, namun aplikasi bisa berdiri sendiri tanpa bantuan file DLL, tapi dalam konsep pemograman tertentu. Hal ini dikarenakan DLL bukanlah file yang bisa langsung dieksekusi.

Gimana kalo kita langsung praktekin aja?, sebagai pengenalan kita gunakan visual basic 6.0 sebagai pembuat DLLnya, insyaAllah jika ada kemampuan dan kesempatan, kita gunakan bahasa pemograman lain. Tapi banyak senior saya bilang, mereka nggak terlalu yakin dengan component atau library yang dibuat menggunakan visual basic 6.0. Continue reading ‘Berkenalan dengan DLL’

Andai Aku Jadi Produser

Waktu malem sabtu, lagi asik-asiknya browsing dan ikutan diskusi di vb-bego, eh diganggu sama kehadiran pak Riyogarta disebelah kanan layar Acer, sambil triak-triak dengan suara “wiszzz”. Wah kebetulan, mau ngobrol sama beliau nih, sapa ah. Eh ternyata doi abis wikenan sama bokinnya cui, asooy jadi iri saya.

Pak Riyo makasih atas pencerahannya waktu itu…hehe

Setelah ngobrol ngalor ngidul dan sedikit curhat, sampailah kita pada pembahasan perfilman, ternyata “pejuang” para blogger ini justru lebih suka dunia perfilman ketimbang dunia komputer(bener nggak pak?). Terus sampailah saya pada cita-cita saya yang memang masih sekedar mimpi atau draft.

Kita ngobrol tentang film Indonesia dan keceplosan tentang bikin film sendiri (yang pasti bukan bokep). Saya utarakanlah kalo saya tuh pengen banget bikin film tentang inspirasi atau motivasi yang pastinya berbackground real life, atau sedikitnya terinsipirasi dari kisah nyata, seperti Pursuit of happyness dan Door to door.

Continue reading ‘Andai Aku Jadi Produser’

Tha Law like’s Duo Maia

tha lawBelum selesai dengan kontroversi lagu yang Band Pop, Tha Law ternyata mencoba lagi untuk “nakal” terhadap salah satu musisi Indonesia yang sedang naik daun namun sudah lama terkenal di layar kaca, tidak lain adalah istri dari Pentolan Dewa, atau bisa kita bilang sebagai big bossnya si Tha law.
Duo Maia kali ini dapat sasaran empuk dari kreatifitas musisi yang mengaku baladewa ini, entah karena memiliki motivasi untuk menghina dina kesuksesan duo maia, atau memang mencoba untuk berpendapat tentang group yang baru didirikan Maia Ahmad(masih jadi istrinya nggak sih??). Atau memang si Tha Law menjadi pion dari pertikaian antara Maia dan Dhani, Whos know?

Lucunya, Kenapa Mey Chan vokalis Duo Maia yang baru, selalu menjadi bahan cacian di lagu tersebut. Dalam lagu tersebut Mey Chan di olok habis-habisan oleh musisi pembalap(pemuda berbadan gelap)tersebut.
Meychan dibilang mirip dengan pornstar dari jepang, Miyabi. Yang jelas-jelas menurut saya lebih cantikan Miyabi ketimbang meychan, kesannya maksain banget. Lalu MeyChan dibilang lebih pantes menjadi(maaf)PSK ketimbang jadi vokalis di Duo Maia.
Tidak selesai disitu, pendengar diajak untuk mengacungkan jari tengah untuk duo maia, ya inilah reff dan intro dari lagu tersebut, entah ditujukan kepada karyanya atau manusianya.
Yang pasti menurut hemat saya, lagu temuan Tha Law tersebut bisa dibilang keterlaluan, kenapa harus mey chan yang kena imbas, sedangkan kalo boleh kita lihat duo Maia mulai naik lagi dengan adanya MeyChan dan lagu andalan maia.
Maia pun tak ambil diam, ditemukanlah lagu EGP yang mungkin secara sengaja atau memang sedikit tidak sengaja, ditujukan kepada para pionir dhani Ahmad, atau mungkin langsung ke suaminya tersebut.

FYI : I’m not Duo Maia Fans, cuma mau sedikit komentar tentang lagu Tha Law, yang memang sangat disayangkan sekali menjatuhkan dirinya sendiri, padahal lagu-lagu beliau yang lain saya suka.

Melukai Orang Dengan 1 Kali Klik

Kesel sama seseorang? mau bikin orang lain seperti gambar diatas? ternyata ada cara lebih simple loh, dengan hanya beberapa kali kik aja, si orang tersebut sudah babak belur dengan puluhan luka “menganga” dan bersimbah darah. Yang pasti, kita nggak perlu mahal-mahal sewa bodyguard atau pergi kedukun, Cukup dengan aplikasi yang disebut.. Continue reading ‘Melukai Orang Dengan 1 Kali Klik’

Mematikan Kendaraan Dari Jarak Jauh Dengan Handphone

Ini bukan tutorial atau artikel step by step untuk melakukannya, sekedar iseng nongol ide-ide pas lagi pups(baca boker), hehe jangan aneh yah kebanyakan dapet ide pas lagi saat khusyuk itutuh. Langsung aja deh ditulis, daripada lupa atau memang ada kawan-kawan yang lebih mumpuni ilmu elektronya, jadi silakan dipraktekin sendiri, yah intinya ini basbang banget dah.

Perangkat

  • 2 Buah Handphone Jadul buat nimpuk anjing (Nukie atau Si’Emen).
  • 1 Buah Relay
  • 1 Buah kartu SIM untuk Host, yang nggak ada matinya alias nggak expired, sejauh ini Simpati AS.
  • 1 Buah Kartu SIM untuk caller.
  • Kabel-kabel dan beberapa alat bengkel serta elektronik seperti solder atau obeng.

Alur Ide

  1. Relay di jumper antara Busi dan engine atau, perangkat kendaraan yang dicabut langsung mati. Jadikan Relay sebagai jembatan diantara keduanya.
  2. Relay terhubung dengan Handphone, korbankan Dinamo Vibrator(ce’ilee vibrator) pada handphone untuk mengaktifkan Relay.
  3. Handphone Host ditempelkan pada kendaraan. Bersangkutan dengan alur ide nomor 2. Jangan mencolok, bisa didalam jok.

Skenario

  • Disaat motor dinyalakan dalam posisi dimanapun(tergantung operator), motor/mobil bisa langsung dimatikan dengan me-miscall nomor Host, karena jika handphone Host menerima panggilan otomatis dinamo vibrator yang sudah langsung dihubungkan ke relay langsung mengaktifkan relay dan relay langsung memutuskan arus dari busi ke engine, atau bahasa kasarnya nyopotin busi.
  • Miscall sekali lagi untuk menghidupkan kendaraan(kan jadi bingung tuh maling).
  • Saat motor dijalankan lagi dan saat melewati Kantor polisi, matiin lagi tuh motor dengan me-miscall Handphone Host, baru deh telpon pak polisi dan bilang ada motor yang berhenti di pos mereka dengan plat nomor Bla bla bla adalah motor anda.

Yah sekedar ide sih, tapi kalo ada biaya dan waktu yang memungkinkan jadi kepingin nyoba, mudah-mudahan ada dari anda yang ingin nyoba-nyoba. Silakan dicoba, maaf kalo cuma sekedar omong kosong belaka.

NB : Kerusakan pada Handphone ataupun segala peralatan/kendaraan/diri sendiri serta orang lain yang digunakan sebagai uji coba, diluar tanggung jawab penulis.

Mudah-mudahan nggak ada komplotan curanmor yang baca blog ini hehehe.

Cara Mengetahui Compiler dari suatu Aplikasi

PEiD adalah salah satu aplikasi pendeteksi yang bisa mengecek suatu aplikasi dicompile dengan bahasa pemograman apa dan dipack dengan utility apa serta mengetahui aplikasi itu di kompress dengan utility apa.
Aplikasi ini cukup simpel untuk digunakan, kita tinggal pilih aplikasi mana yang akan didiagnosa, lalu PEiD dengan sendirinya akan mengecek identitas dari aplikasi tersebut dan menampilkannya.
Namun terkadang output yang diberikan berupa ASProtect atau UPS, ini menandakan bahwa aplikasi tersebut sudah dikompres oleh utility tersebut, untuk menangani ini, dekompress aplikasi tersebut dengan utility kompressor yang bersangkutan. Misalnya Aplikasi telah dikompress dengan UPX 0.80, maka tinggal kita dekompress saja dengan utilty UPX, setelah itu scan lagi dengan PEiD.

Selain untuk mengecek identitas aplikasi, PEiD juga berguna untuk :
Task viewing
melihat Proses apa yang sedang berjalan di system anda
Disassembler Module
mendisasmbly aplikasi yang sedang dicek
Hex Viewer Module
Melihat Hex modul pada aplikasi yang sedang dicek

Hair Dryer, Solusi tepat pengering sepatu

Jam 7 pagi si coder pasar sedang sibuk-sibuknya menyiapkan segala sesuatu untuk berangkat ke acara Dialog Terbuka Membuat Blogger Positif Untuk Indonesia di Universitas Budi Luhur, kebetulan sepatu pantopel coklat ngga jelas bututnya, basah. Karena sehari sebelumnya saat di cikarang hujan dan otomatis sepatu kesayangannya pun beycek tapi banyak tukang oyjeck.

Alhasil sepatu pun lembab di pagihari, daripada nanti bau pas lagi acara trus kebetulan jumatan disana, mending saya keringin dulu, tapi jam segitu matahari juga masih belekan. Nah kebetulan Hair dryer mamah coder pasar lagi nganggur, jadi dipakelah sama sang coder pasar.

Dalam waktu 10 Menit, sepatupun kering kerontang, teknik yang dipake pun cukup simple, tinggal masukkan saja mulut hair dryer tersebut ke sepatu yang lembab, dalam hitungan menit bakteri-bakteri beserta lembab pun pergi dengan cerahnya matahari.


Official Of Arizane Blog

arizane1.png

Komunitas

Indonesian Muslim Blogger KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Top Browsers

Mozilla

Visitor